Rabu, 23 November 2016

PROLIGA 2013

Proliga back again!
setelah setahun lamanya nunggu, akhirnya proliga menyapa kota tersayang kita lagi, Semarang. proliga kali ini lebih seru dibandingkan tahun lalu, karena bisa dibilang proliga musim ini adalah proliga musim banjir. selain karena musim hujan(yang sempat bikin GOR kebanjiran, ups!) proliga musim ini juga dibanjiri klub-klub keren, pemain-pemain keren, penonton yang lebih buanyaak dan hadiah-hadiah yang wow, hehehe.
pertamanya sih surpized banget waktu lihat spanduk proliga di deket kampus. " wah, harus nonton nih...".

seperti biasa proliga putaran ini dilaksanakan selama tiga hari di GOR Jatidiri Semarang, sayangnya karena kuliah, de el el, hasilnya hanya bisa nonton pas weekend. tapi, puas-puasin dah, nonton siang sampe malem drop end bubar. sabtu, datang sekitar jam 12an dari rumah, sampai sana sudah disambut dengan cewe-cewe Jakarta Pertamina Energi Vs Jakarta TNI AU, tapi telat datangnya jadi belum begitu konsen nontonnya. pertandingan kedua ada Jakarta Electric PLN Vs Jakarta Sananta Indocement yang banjir pemain-pemain keren. wow, lihat warm-up nya aja udah gila-gilaan gimana mainnya ntar... kedua tim sama-sama punya pemain andalan yang keren. Jakarta Electric punya pemain no punggung 7, Oky yang bagus banget mainnya(menurutku) . sementara tim Jakarta Sananta punya banyak banget, ada Ayip Rizal(tahu kan?), trus ada juga A.Fadli, pemain jebolan salah satu convenient store Indonesia, I Nyoman Julianta pemain no punggung 3 yang sangat bagus banget mainnya(keren pokoknya), ada juga pemain asal Bali lainnya I Nyoman Rudy Tirtana yang notabene pemain Sea Games sama kayak ayip juga dan ada juga pemain naturalisasi Igor, yang tingginya udah kayak menara sutet dan kalo serve kencengnyaa...kayak mo bikin tangan pemain penerima serve-nya patah. wah wah..pertandingan pun dimenangkan Jakarta Sananta.
sebenernya semua pemain bermain prima dan menakjubkan, tapi seperti biasa, selalu saja ada mereka-mereka yang cemerlang di lapangan, baik tim putra maupun putri.
lanjut lagi, tim putri pertandingan antara Jakarta Popsivo Polwan Vs Gresik Petrokimia. pertandingan partai ini sempat berhenti agak lama karena hujan deras di luar bikin stadion banjir dan hasilnya? plop, everything is dark. mati deh lampunya. penonton yang tidak sabar memnungggu pun bersorak-sorak minta pertandingan dilanjutkan(mana mungkin??) atau uang tiket dikembaliin(wah wah...). akhirnya setelah  menunggu agak lama, pertandingan pun dilanjutkan lagi. sama seperti tahun kemarin, masih dihiasi dengan kehadiran pemain cewe imut-imut, cantik dan gagah seperti chika and many more yang badannya atletis gila. ada juga pemain naturalisasi bernama Amasya dan Aprilia Manganang dan banyak lagi. insiden mati lampu ini memang cukup bikin penonton sejenak jadi kehilangan interest buat menikmati pertandingan.
partai putri selesai, mendadak tribun dipenuhi supporter berbaju oranye, pendukung BNI 46 dan
lanjut ke tim putra lagi, kali ini seru karena ada Semarang Bank Jateng dan Jakarta BNI 46 yang jadi partai penutup hari itu. tim SBJ yang dilatih oleh Jihandoyo(yang waktu lalu masih ikut pertandingan di Pucang Gading) melagakan pemain-pemain muda handal. yang cukup familiar adalah tosser dari tim ini yang tidak lain adalah pemain senior Erwin Rusni yang sangat ramah sekali orangnya, tahun lalu beliau main di Palembang Bank Sumsel Babel dan putaran tahun ini bergabung dengan SBJ. partai ini diawali dengan kehebohan penonton yang berebut banyak bola yang dilempar setiap pemain SBJ ke arah penonton. sementara tim Jakarta BNI 46, tidak diragukan lagi memiliki senjata ampuh, pemain-pemain naturalisasi dan pemain-pemain lokal yang sangat hebat. penonton pun kembali heboh saat para pemain-pemain Jakarta BNI 46 melemparkan(kali ini cukup cute) boneka Teddy bear warna putih. pertandingan berlangsung seru dan menguras tenaga tentunya. dan pertandingan terselesaikan dengan tim Jakarta BNI 46 yang memenangkan pertandingan sekaligus menjadi juara umum dari Proliga putaran ini.pertandingan hari itu pun berakhir dan mulailah para penonton menyerbu pemain untuk diajak narsis bareng. salah satu pemain naturalisasi yang waktu itu ditemani pacarnya bahkan sampai bilang gini. "yeah, i know she want to meet me. but how? somebody please help me!!" sambil tetap meluk orang-orang yang ngajakin dia foto. hahaha, nasib bro...
dan kita pun bubar dan pulang menunggu pertandingan hari esok...

Sunday was come. tidak sabar menunggu lagi karena siang ini juga, jam 11 tepat, salah satu tim favorit saya, Palembang Bank Sumsel Babel berlaga di partai pembuka. inginnya hati sih nggak datang terlambat, tapi sayangnya karena persiapan yang ini-itu ribet akhirnya telat deh dan sesampainya di sana cuman kebagian tinggal 2 set aja. lagi-lagi tim Palembang Bank Sumsel Babel masih dihiasi oleh Andri si quicker ampuh, Agung Seganti dan beberapa pemain naturalisasi.

*sayangnya saya membiarkan artikel ini menjadi draft di blog saya selama bertahun-tahun. akhirnya saya lupa deh gimana kelanjutannya... hahahahaha....
NB: Seingat saya 2013 adalah tahun terkahir diadakan event Proliga di Semarang. tahun-tahun berikutnya, Proliga untuk wilayah Jawa Tengah dilaksanakan di Solo. huhu...sedih juga ya...cukup sakit ati dan gigit jari. mungkin gara-gara di pertandingan ini terjadi fatal errors berupa stadion yang kebocoran, kebanjiran dan mati lampu. Saya berharap banget GOR Jatidiri kebanggaan kita ini bisa segera di make over jadi lebih cantik lagi, semoga Proliga bisa dihelat di Semarang lagi yaaa...

My First Abroad #Part2 : Japan, I'm Coming!

Menyambung postingan saya sebelumnya tentang my first abroad yang ternyata bukanlah negara Jepang, melainkan Singapura!
untuk baca part 1 silahkan klik di sini

singkat cerita setelah 12 jam transit di singapura, pukul 00.30 waktu Singapura kami bertolak menuju Osaka. perjalanan selama 7 jam, artinya keesokan harinya baru pesawat mendarat. maskapai yang kami pakai untuk terbang ini adalah SQ. pramugari membagikan kami kertas yang harus diisi, berkaitan dengan izin mendarat nantinya. isi blanko tersebut seputar barang bawaan dan tentang data pribadi kita. bawa senjata nggak? bawa hewan nggak? bawa narkoba atau barang-barang yang dilarang nggak? pernah masuk penjara/dideportasi nggak? and so on...
karena penerbangan ini dilakukan malam hari, it means kita bakalan tidur di dalam pesawat. karena ini pertama kalinya saya naik pesawat (setelah yang dari Singapura tadi), jujur aja masih agak parno mikir macem-macem. 
lampu mulai dimatikan dan terlihat beberapa penumpang mulai tertidur lelap berbalutkan selimut. di tengah situasi hening, muncul suara dari pengeras...
pake bahasa Inggris, 
intinya dia ngasitau kalau nanti ketika sampai di atas udara Filipina, penumpang dilarang melepas sabuk pengaman dan meninggalkan kursi, karena ada gumpalan awan nimbus atau cumulonimbus (lupa) yang akan menimbulkan turbulensi yang cukup kuat. Omaigat...nambah deg degan dan mulai nggak bisa tidur nih....
AC di dalam pesawat juga mulai terasa dingin. meskipun saya sudah pakai kaos kaki dan mengelap tangan dengan handuk hangat yang dibagikan oleh pramugari serta memakai selimut tebal yang disediakan. aduh, ni dinginnya nggak umum. kalau cuman AC aja saya masih tahan, tapi kenapa ini dingin banget...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
tiba-tiba saya siuman...
melihat ke jendela...semburat jingga menghiasi langit yang awannya menggulung bagaikan gelombang ombak di lautan. matahari terbit sumpah pemuda, karena hari itu tepat 28 Oktober.
apa? dimana kita?
setelah mengecek layar di depan kursi, saya sadar ternyata sampai di atas laut Cina selatan, sebentar lagi kita sampai. agak terbengong juga, sepertinya tadi malam saya baru aja parno dan susah tidur karena memikirkan si awan tebal. mungkin ada seseorang yang menghipnotis saya sampai saya lelap tidur begini. *padahal emang tidur sendiri
setelah sarapan pagi dengan Washoku alias makanan Jepang, kami pun siap-siap untuk mendarat. Kansai International Airport...i'm coming.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
dari atas udara, mulai terlihat daratan Jepang dengan gedung-gedungnya. mimpi kali ye? setengah tak percaya saya mengamati pemandangan itu, Allah benar-benar memberikan rizki nya kepada saya untuk datang ke tempat yang saya impikan selalu ini? tak terasa air mata menetes di pipi saya.
kami mendarat dan sejenak kemudian kami berjalan menuju imirasi dan mengambil koper. 



kami berkumpul dengan semua anggota lain yang naik pesawat yang berbeda. oh iya, program apa sih yang saya ikutin di Jepang ini? Namanya 平成26年日本語キャパシティ―ビルディング度東南アジア日本語教員養成大学移動講座 atau Japanese Language Capacity Building Southeast Asia Japanese Language Teacher College Course in Japan 2014 yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation. Karena judulnya panjang dan khawatir kalau nyebutnnya kelamaan apalagi kalau harus inget-inget karena ada yang kelupaan kata-katanya, akhirnya disingkatlah nama program ini jadi CI (ieu teh dibaca si ai bukan ce i wkwk). Pesertanya adalah perwakilan jurusan bahasa Jepang baik pendidikan maupun sastra yang beranggotakan dosen dan mahasiswa. tujuan program ini sih banyak, tapi dititikberatkan untuk memberikan pelatihan bagi pengajar dan calon pengajar bahasa Jepang serta meningkatkan kemampuan dan percaya diri pembelajar bahasa Jepang untuk berbicara menggunakan bahasa Jepang.
ketika kami datang, disana sedang musim gugur. suhunya waktu itu sekitar 14 derajat celcius, belum dingin lah ya...masih taraf sejuk lah ya...
tapi sayangnya saya semaleman tadi habis kedinginan setengah hidup (serius, sampai saya kirain hipothermia), jadi waktu sampai di daratan saya ngerasa itu dingin banget.
kami menuju ke stasiun Kansai Airport untuk naik kereta ke Rinkuu town. cuman naik satu kali dan jaraknya cuman satu stasiun aja. karena bandara ini adalah hasil dari reklamasi menjadi sebentuk pulau baru, kereta pun melewati jembatan di atas laut untuk menuju daratan osaka yang beerarti kalau dilihat di peta ada di pulau Honshu. sekitar 10 menitan, kami turun di stasiun Rinkuu Town.
 harga tiket kereta listrik dari stasiun Kansai Airport sampai Rinkuu Town adalah 370 yen

geret koper sama gendong ransel lagi menuju ke halte bus untuk naik bis jemputan kami dari Kansai Center. Disuguhi pemandangan Jepang yang baru saja saya temui ini, ada beberapa hal yang membuat saya terpikat. salah satunya...
Kanransha alias bianglala besar yang ada di dekat pusat perbelanjaan bernama Seacle di dekat stasiun Rinkuu Town dan halte bis. 

bisa dinaikin nggak ya? kalau iya bisa, sekali aja aku pengen banget naik itu!
ok, we have 6 weeks. pertama-tama kita ke tempat tinggal kita dulu, Kansai Center.
sampai sana, yang biasa kami sebut nantinya dengan "Senta".

turun dari bis kami langsung diberi pengarahan sejenak lalu dibagikan kartu yang ternyata adalah kunci kamar masing-masing. 1408 nomor kamar saya. 6 minggu bakalan tinggal disini. betah nggak ya?
tapi hari pertama saya ada di sana, saya menangis semalaman. ups. karena apa? homesick? atau kelaperan? wkwkwk
tunggu postingan berikutnya.

My First Abroad #Part1

Hmm…oke, setelah berbulan-bulan sampai sudah berganti tahun akhirnya sempat juga deh saya nulis lagi di blog ini :D
kali ini mau cerita tentang salah satu mozaik hidup saya yang terbentuk di tahun 2014. Jadi, 2014 itu adalah salah satu tahun dalam hidup saya yang akan selalu saya ingat dan akan menjadi bagian penting dalam hidup saya. Yap, 2014, tahun di mana salah satu mimpi saya terwujud, yaitu menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Negara matahari terbit, Jepang!

singkat cerita, intinya saya bisa ke Jepang secara gratis selama 6 minggu dan dipenuhi berbagai fasilitas. Bahagiaaa rasanya ketika saya bisa datang ke negeri orang sebagai seorang pelajar.
tempat yang saya kunjungi di Jepang, tepatnya tempat saya sekolah ada di Osaka, pas di deketnya Kansai International Airport.



KIX
Namanya Rinku-Town, ada di pinggir laut yang disulap jadi pantai buatan. Jadi, ceritanya dulu tempat ini nggak ada, dulunya laut, lalu di permukaan sebagian wilayah pantai ini dibuatlah daratan, jadilah Rinku-“New”-Town.

berangkat dari Indonesia tanggal 27 Oktober 2014, saya yang semaleman ngga bisa tidur, bukan gara-gara mau pergi jauh, tapi karena bingung ngurusin banyak hal (jangan tanya urusan apa), pagi itu dengan jam-jam mefet yang seharusnya saya udah tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang jam 8 pagi jadilah molor sampe jam 9 lebih! Yang paling ngga enak karena membuat Shin Chan sama Silvi sensei (dosen saya) menunggu dan khawatir karena harusnya sudah check-in, tapi apalah…memang salah saya yang selalu rempong sendiri (salah sendiri jadi Meta! apasih :3)
akhirnya kita ngantri untuk check in kemudian langsung masuk ke ruang tunggu. Untuk penerbangan ini kami harus transit satu kali di Singapura. Perasaan campur-aduk, entahlah…berasa nam, mikirin keluarga yang rame-rame nganterin saya ke Bandara dan langsung terpisah begitu saja tanpa bisa ngomong panjang lebar, saya berharap saya bisa lihat wajah orangtua sebelum masuk pesawat. Sejurus kemudian pesawat tiba dan kami langsung masuk ke pesawat dan saya tidak melihat orangtua saya sama sekali… T.T
masuk pesawat, kekhawatiran saya berubah ketika pengumuman bahwa pesawat akan segera take-off. (matek kowe, mabuk ki ngko mesti…(mati aku, bakalan mabuk nih ntar.red)). Saya cuman bisa berdoa aja, Ya Allah…selamatkanlah saya…
Shin Chan dan Silvi sensei berkali nanyain saya, “Meta-chan, Daijoubu?”(“Meta, kamu baik-baik saja?.red), meskipun sudah berusaha sok tenang, apalah daya wajah saya yang polos ini nggak bisa berbohong. katanya wajah saya pucat banget waktu pesawat take-off (ih dasar Meta! :P)
Dari atas pesawat bisa dilihat amazing-nya bumi kita yang hijau dan lautannya yang sangat luas, awan berwarna putih lembut seperti kapas yang melayang-layang, berasa pengen bobo di atasnya(wkwk).

 3 jam perjalanan, sampailah di Singapura.kita langsung masuk ke Changi Airport,




kita akan transit selama 12 jam di sini. (wahattt???12 jam??? Bukan transit itu!)ya, bukan transit, ini PIKNIK GRATISAN! Hehehe…
kami langsung menyesuaikan jam dengan waktu Singapura, WIB + 1. Alhamdulillah kita pergi sama dosen saya, Silvi sensei yang tahu macem-macem. Sebelum berangkat ini,  kata Silvi sensei di Singapura ada tour gratisan keliling Singapura,jadi nanti kita bisa jalan-jalan dulu. Wahwahwah…met, Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau Dustakan????!!
akhirnya kami sama-sama jalan menuju ke bagian informasi untuk Tanya soal tour gratis, kemudian kami langsung ditunjukkin tempatnya yang ternyata ada di depan bagian informasi (cape dech!). kami langsung ke sana dan daftar dengan menunjukkan tiket yang di dalemnya bisa dilihat kalo kami transit lebih dari 5 jam. Jadi, layanan tour ini disediakan untuk mereka, para musafir (alah..) yang transit di Changi Airport lebih dari 5 jam. Ada ya, fasilitas macam gini??Hehe…
ada 2 pilihan tour, sore atau malam.Kami pilih yang sore.Sekitar jam 3 .15 waktu Singapura.Kami ngantri di bagian imigrasi sebentar untuk di cek paspor lalu ikut rombongan untuk tour gratisan ini. Keluar bandara, sebuah bis sudah menunggu. Kami masuk ke bis and the journey begin!

Ada seorang guide yang juga gratisan menjelaskan tentang macam-hal mengenai Singapura selama perjalanan. Tenang guys, di Singapura mayoritas ngomong pake bahasa Inggris kok, termasuk si Guide ini, tapi yaaa itu, bahasa Inggrisnya ala-ala Singapura gitu yang mix-mix sama logat Mandarin dan India. Sadly, cuaca sedang tidak bersahabat saat itu. Hujan gerimis. 
Singapura masih dekat dengan Indonesia, tapi Negara kecil ini ternyata lumayan padat juga, terlihat dari banyaknya apartemen-apartemen di sepanjang jalan.

Tapi, overall Negara ini bersih, tata kotanya sangat bagus dan jalan rayanya sepi! jarang ada kendaran roda 2(saya cuma lihat 1x).
Do u know guys, ternyata nama "Singapura" itu nama pemberian Presiden Soekarno kita looh!

Oh iya, jalanan di Singapura lajurnya sama seperti Indonesia.
kami jalan-jalan menyusuri kota melewati gedung-gedung semacem gedung pemerintahan, museum dan pusat perbelanjaan, lalu kami juga sempat melewati kawasan Little Indian dan ke Merlion juga! Tapi sayangnya karena lagi hujan kami tidak bisa turun dari bus, dan hanya bisa menikmati pemandangan dari dalam saja.


little Indian






Tapi itu saja udah seneng kok saya..hehehe.
total satu jam tour ini, kami kembali lagi ke Changi. Yah, penerbangan ke Jepang masih lama.Kami harus menunggu lagi.Tapi nggak bakal boring kok nunggu di bandara Changi ini. Jujur saja, saya pribadi mengakui banget kalo Changi Airport itu fasilitasnya Josss! Banyak banget fasilitasnya! Mulai dari yang standart harus ada semacam toilet, tempat istirahat, tempat ibadah (musholla dan meditation room) sampai pijat gratis, WiFi gratis, internet gratis yang di sediain di Komputer-komputer di spot tertentu, air minum gratis(dari kran, eitss…tapi air kran di sini sudah aman untuk diminum langsung), nonton film gratis, lalu ada juga tempat-tempat jalan-jalan semacam taman bunga, kolam ikan koi, sampe butterfly garden yang dalemnya itu semacem greenhouse yang ada banyak kupu-kupunya.













saya sempat masuk ke sana, dan di dalemnya memang banyak kupu-kupu tapi mereka udah pada tidur karena matahari udah terbenam. Kata guide nya sih emang mereka aktif hanya ketika ada sinar matahari saja, selebihnya mereka tergantung di pepohonan dan tidur. Lalu, umur mereka juga pendek. Oh…keindahan yang fana… >.<
si guide itu bertanya saya mau kemana, lalu dia ngasih saya permen banyak dan ngucapin selamat terbang dan selamat belajar. Obrolan singkat dengannya cukup membuat saya senang dan dapat pengetahuan baru.
bukan hanya itu saja, tapi bandara yang satu ini memang segede gambreng, dengan arsitektur yang keren dan isinya udah kayak mall aja.hampir seluruh lantai di bandara ini juga tertutup karpet, yang pasti bersih banget dan nyaman lah pokoknya!


 kolam ikan koi


 kolam ikan koi juga








malam tiba dan kami masih menunggu. Sementara perut mulai lapar dan saya nggak bawa makanan samasekali, nyesel baru ingat makanan saya semuanya ada di bagasi yang langsung dikirim sampai Osaka. Kami juga nggak punya uang dollar Singapura yang cukup untuk beli makan. mahal-mahal di sini T.T. Untung Shin Chan bawa roti sama snack,kami pun makan emergency food itu dengan lahap, dan kemudian baru menyadari kalau tenyata…rotinya kadaluarsa hari itu (#_#) tapi bodo amatlah, kita hajarrr aja…
pesawat berangkat dari Singapura ke Osaka jam setengah satu malem. Kami pun langsung cari gate dan boarding pass di sana. Tidak lama kemudian kami terbang…. ^_^
Japan, I’m coming!!!
mau tau gimana di Jepangnya? Ah…kamu memang selalu saja ingin tahu….
baiklah…kalau begitu tunggu tulisan saya berikutnya yaaa #narsis
Intinya, ternyata "first abroad" saya bukanlah Jepang, tetapi Singapura. hehehehehe~

Senin, 31 Maret 2014

MOVE UP

Tulisan ini untuk pembelajaran saya agar saya selalu ingat, dan izinkan saya berbagi sedikit semoga ada manfaatnya ...

No one perfect in this world....

pasti semua orang pernah dong ngerasain gagal. trus, ada yang berani dan ada juga yang takut untuk mencoba lagi. yang tahu adalah kamu, bukan orang lain.
saya juga baru saja gagal dan manusiawi banget kalau kita kecewa. tapi,  ada beberapa hal yang masuk ke pemikiran saya selama saya gagal. meskipun gagal itu terkadang membuat kita merasa kecewa dan sakit hati, tetapi ternyata ada banyak hikmahnya.

"kebahagiaan dapat ditemukan bahkan pada saat paling gelap, asal kita ingat untuk menyalakan cahaya."
-Dumbledore(Harry Potter and The Prisoner of Azkaban)-

mungkin saat kita gagal, tak perlu kita menyalahkan diri terus menerus. introspeksi itu penting, harus. tetapi, kita juga harus tenggang rasa sama keadaan hati kita sendiri. introspeksi itu bukan mencari kesalahan diri sendiri untuk 'memantaskan diri' gagal, tetapi mengevaluasi kesalahan untuk diketahui cara paling baik memperbaikinya. tujuan introspeksi, tentu saja menjadikan diri kita lebih baik dan salah satu tanda menjadi lebih baik adalah, bisa menerima kegagalan kita sendiri.
Move on? atau Move up?you say that u'll fall down when you are failed, so, we have to MOVE UP!! move up starts from looking up from the place u were fall. trus, temukan sendiri apa yang kamu lihat di atas, dan dari situ kita bisa tahu gimana caranya keluar dari sini, untuk memulai langkah baru.

nggak bisa dipungkiri bahwa kita akan jatuh, lemah, tak berdaya ketika kita gagal! ketika saya gagal, jujur saja saya sempat down dan sangat sedih. waktu pulang dari kampus, di jalan saya naik motor pelan-pelan. berusaha menerima kenyataan dengan bicara dan memberi pengertian pada diri sendiri, tapi itu memang tak mudah. lalu saya melihat kanan-kiri jalan. ada orang yang sedang tertawa, ngobrol di kios pinggir jalan, ada yang sedang makan dengan nikmatnya, ada anak-anak kecil yang berlarian seperti tak punya masalah hidup, ada juga seorang pedagang dengan wajah suntuknya karena dagangannya sepi, wajahnya seperti bingung memikirkan mau diberi makan apa anak-istrinya hari ini. lalu saya merasa, bahwa semua orang yang ada di dunia ini, di jalan yang sama dengan jalan yang saya lalui sibuk dengan urusan mereka masing-masing. sadarkah ketika kita menghadapi masalah mungkin kita senang mengeluh dengan orang lain. tetapi, bagaimanapun juga sama seperti ketika kita terluka, luka itu menempel di tubuh kita dan kita lah yang merasakannya. mengeluh boleh, tapi jangan bertujuan untuk membuat diri jadi semakin merasa down.luka akan sembuh kalau kita obati dan kita beri waktu. katakan beban kita pada mereka yang kita percaya untuk mendapatkan motivasi dari mereka yang bijak, orangtua atau sahabat misalnya. 

banyak mungkin, orang yang nggak percaya dengan kemampuan kita, meremehkan kita. tapi, mereka sebenarnya nggak tahu apa-apa kok! seorang guru pernah bilang sama saya gini, "hidup itu seperti tumbuhan wortel. daunnya ada di atas dan umbinya di bawah. manusia cuma bisa melihat apa yang ada di atas tanah, yaitu daunnya. sementara bagian yang berharga, umbinya, hanya Allah Yang Tahu. untuk tahu umbi itu, kamu harus menggali, baru kamu tahu." (Sulistiyoso HP-guru Kimia SMA N 1 Semarang). jadi, ketika kita merasa gagal pun, tetaplah menggali, jangan dengarkan orang-orang tidak positif dengan mimpi positif kamu.

ada sebuah lagu(lagu jadul sih)..tapi ketika saya down, mendengarkan lirik lagu ini cukup untuk membuat saya percaya bahwa kita bisa melewati kegagalan ini, dan kita bisa bangkit kembali dengan spirit yang baru, MOVE UP.


There's a hero...
If you look inside your heart
You don't have to be afraid of what you are

There's an answer...
If you reach into your soul
And the sorrow that you know would melt away

And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you

It's a long road
When you face the world alone
No one reaches out a hand for you to hold
You can find love...
If you search within yourself
And the emptiness you feel will disappear

And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you finally see the truth
That a hero lies in you

Lord Knows!
Dreams are hard to follow
But don't let anyone tear them away
Hold on!
There will be tomorrow
In time, you'll find a way....




Yap. Mariah Carey's "Hero". jadi, katakan sama diri kita masing-masing, kalau di dalam diri kita itu ada pahlawan. saya dan kamu tidak boleh menyerah, karena kamu cuma ada satu di dunia ini...




ほら、足元を見てご覧!これがあなたに歩む道

ほら!前を見てご覧!あれがあなたの未来
(sepenggal lirik Kiroro-Mirai e)

in bahasa: 
lihatlah langkah kakimu! ini adalah jalan hidupmu
lihatlah ke depan sana! di sana itulah masa depanmu

so, untuk move up kita hanya perlu melihat ke bawah, and this is your path! dan melihat ke depan sana, that's your future!
semua udah punya jalan sendiri-sendiri, tak perlu berebut lintasan, tak perlu merasa iri. jalani jalan kita sebaik-baiknya... semua akan indah pada waktunya!

Jumat, 28 Maret 2014

Rectoverso

Rada ndeso nih...

kemarin, gara-gara ada tugas kuliah bikin presentasi akhirnya saya dapet banyak film deh dari komputernya Indri...
dapet film bagus-bagus, salah satunya "Rectoverso". bukan film baru sih...tapi jujur aja, saya belum pernah nonton. hehe...
Arti dari Rectoverso adalah dua buah citra/gambar yang saling terpisah namun pada dasarnya keduanya merupakan satu kesatuan yang menyeluruh. 

Film ini diadaptasi dari novelnya Dewi 'dee' Lestari. waktu pertama kali nonton, saya nontonnya malem-malem, sendirian, pake earphone(soalnya sudah pada tidur, takut berisik). Di bagian awal sih sebenernya biasa aja(maksudnya suasana hati saya yang biasa aja). Tapi pas bagian akhir-akhir, huuuaaaa....tanpa bisa ditahan air mata saya berjatuhan!
gimana enggak, film ini menyentuh sekali menurut saya. menceritakan tentang beberapa kisah insan yang tidak dapat atau memutuskan untuk tidak mengucapkan perasaan cintanya. Film ini sangat menyentuh hati saya sampai-sampai saya menangis. Saya bisa merasakannya jika apa yang diceritakan dalam film tersebut adalah nyata, soalnya saya pernah ngerasain(ups!). 
oh iya, mungkin film ini untuk dewasa(a bit nggak suka,jadi saya skip mulu), tapi pesan film-nya tetap tersampaikan kok. saya suka banget sama kisah seorang laki-laki keterbelakangan mental yang diperankan sama Lukman Sardi dan kisah seorang cewek traveller yang di pantai.>>silahkan tonton sendiri XD

"aku hanya melihat punggungmu, aku bahkan tidak tahu seperti apa warna bola matamu..." ucap wanita itu. ketika ia mendapat kesempatan duduk di samping laki-laki yang dicintainya, dan memiliki kesempatan untuk didengar, ia menceritakan sedihnya kisah cintanya. seorang yang ia jatuh cintai hanya dapat ia lihat punggungnya, dari kejauhan. suatu saat ia mendapat kesempatan duduk di samping lelaki yang disukainya itu, dan ia dapat melihat matanya seperti apa. cokelat warnanya. dan ia merasa cukup dengan itu. tak lebih, tak memaksa untuk memiliki.

Minggu, 23 Maret 2014

Odong-odong

Hari ini(hari saya menulis ini), 22 Maret 2014 malam saya duduk di bangku taman. Di sela-sela penat selama satu minggu kuliah, bekerja dan beberapa hal yang membuat saya under-pressure minggu ini saya melihat-lihat pemandangan sekitar. Taman ini cukup ramai oleh pengunjung dan para penjual makanan dan mainan anak-anak. Anak-anak berlarian di tengah taman yang lapang dan memainkan mainan-mainan yang mereka punya. Keluarga-keluarga kecil memenuhi taman ini. Tiba-tiba saya tersadar akan sesuatu…sadar bahwa saya sejak tadi melamun dan tidak bisa tersenyum sama sekali.
Saya tetap tak melepaskan pandangan dari anak-anak yang bermain di tengah lapangan taman. Beberapa anak bermain pesawat-pesawatan dari gabus, ada yang bermain lontar karet, ada yang memegang bambu yang talinya menjuntai ke bawah mengikat seekor lele mainan. Lele dari gabus dan plastik itu dibawa berjalan-jalan. Setiap berjalan, lele mainan itu molor-memanjang. Mereka tertawa. 
Tiap pesawat yang diterbangkan anak-anak itu ke atas berputar lalu kembali ke arahnya,  mereka tertawa bahagia. Setiap baling yang dilontarkan ke atas oleh anak-anak itu mereka melihat kilauan-kilauan kertas pembungkusnya yang terpantul cahaya lampu taman, kemudian ketika perlahan baling-baling itu turun ke bawah, tangan mereka meraih-raih ke atas, berusaha menangkapnya. Beberapa anak berhasil menangkap baling-baling itu, kemudian tertawa bahagia sekali. Beberapa lainnya tidak bisa menangkap baling-baling yang berputar turun jatuh ke bawah itu, baling-baling itu meleset melewati tangan mereka kemudian jatuh di atas permukaan tanah, dan mereka tertawa, kemudian memungutnya, melontarkannya lagi ke atas dengan karet dan mencoba meraihnya lagi.
Anak-anak yang membawa lele  mainan berjalan kesana-kemari menuntun lele warna-warninya dengan memegang bambu di tangannya. Seperti menuntun seekor anjing. Mereka menuntun lele dari gabus dan plastik itu, sambil tertawa, melangkah dengan bahagia.
Sebagian kecil anak-anak asyik di mainan taman. Ada yang bermain jungkat-jungkit, kebetulan dekat sekali dengan tempat saya duduk. Seorang anak naik di sisi sebelah kanan dan satunya di sebalah kiri. Ayah dan ibunya ada di belakang mereka, menarik turun bergantian hingga jungkat-jungkit itu bisa naik-turun. Anak-anak itu berceloteh, tertawa riang.
Sejenak kemudian ibu saya bicara, “coba lihat itu…” sambil menunjuk ke arah tepi taman. mata saya terarah ke arah yang ditunjukkan ibu saya. Ada sebuah odong-odong yang penuh dengan anak kecil. Pengayuh odong-odong mengayuh dengan wajah tanpa ekspresi. Sesekali mengusap wajahnya dengan handuk kecil yang digantung di lehernya. “padahal odong-odong itu hanya bergerak ke depan ke belakang. Seperti itu saja anak-anak bisa tertawa riang sekali ya…” kata ibu saya.
Mendengar kata-kata ibu saya itu saya kemudian tersadar akan sesuatu yang membuat saya tidak bisa tersenyum.
Anak-anak…begitu mudahnya hal-hal kecil membuat mereka bahagia. Hanya dengan berlarian, memainkan mainan-mainan sederhana, menaiki mainan yang hanya bergerak ke atas-ke bawah, ke depan-ke belakang saja bisa membuat mereka tertawa lepas dan bahagia. Jika orang dewasa melakukan itu, mereka tidak akan tertawa seperti mereka. Begitu mudah dan sederhananya bagi anak-anak untuk menemukan kebahagiaan dan hal-hal yang membuat mereka tertawa. Sedangkan orang dewasa, mereka begitu mudah menemukan hal-hal yang membuat mereka stress, tetapi sulit sekali menemukan hal-hal yang mebuat mereka tertawa dan bahagia. Melihat anak-anak itu, saya tersadar pula, bahwa dulu saya juga seperti itu dan saya juga tertawa setiap hari, dengan hal-hal yang sederhana. Mengapa sekarang tidak?
Hari-hari yang Allah berikan kepada kita, bukankah sebenarnya itu Rizki besar yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya? Dan saya kemudian menyadari mengapa juga saya harus tenggelam dalam kesuntukan urusan sehari-hari, anggapan manusia-manusia sekitar dan pergesekan-pergesekan yang terjadi di lingkungan-lingkungan tempat kita menghabiskan waktu selama seminggu berutinitas ini? Hingga saya tidak bisa tersenyum lagi? Betapa besarnya efek obsesi saya sampai-sampai saya lupa bahwa saya juga perlu tertawa dan bahagia. Karena ambisi, saya lama-lama bisa lupa bahwa saya hidup! Hahaha…. Yaaahh, sekarang saya sadar kembali bahwa mimpi-mimpi saya, semua yang saya cita-citakan itu akan sangat berarti jika tercapai dengan kebahagiaan dan bukan menjadi pressure. Bukankah Anda semua pasti sering mendengar kata-kata tersebut, mungkin juga Anda bosan, tetapi terkadang, ternyata mendengar saja tak cukup, mengingat saja tak cukup, kita harus tahu, dan kita harus rasakan.
Minggu ini saya berhasil menjalani kehidupan di kampus, di tempat kerja dengan baik, tapi ternyata nilai kebaikannya kurang karena saya sadari, malam ini, ternyata saya menjalani minggu ini dan meninggalkan sesuatu yang paling penting dalam hidup, Bahagia. Tapi hari ini saya bahagia, melihat semua yang ada di depan mata saya. dengan bahagia, semua akan lebih ada artinya. jadi, bahagia itu yang seperti apa?? yang Dekat tentunya....






“ Create your own happiness, make yourself happy”
-Meta Gesti-

Rabu, 05 Februari 2014

Truth or Dare??

Siapakah orang lain? Siapakah diri kita?
Kadang kita berfikir keras untuk tahu mengapa orang menyukai kita? Atau kenapa orang membenci kita? Itu pertanyaan yang wajar saat kita mencari siapa kita(termasuk saya). Dalam proses hidup tentunya kita bertemu dengan banyak orang dan tentu saja, banyak penilaian. Sebagian dari penilaian itu terdengar menyakitkan dan sebagian lain terdengar begitu indah. Siapa yang salah? Hmm…sebaiknya jangan menyalahkan siapa-siapa ya! Yang penting dari proses ini adalah kita menjadi lebih dan lebih baik lagi. Terlepas dari siapakah yang memberikan penilaian baik atau buruk kepada kita, sepanjang mereka selalu jujur mengatakannya, maka tentu kita patut berterimakasih dan jangan berlarut-larut dalam rasa dongkol hanya karena penilaian buruk mereka yang terdengar jleb di hati. Banyak orang(mungkin di dekat kita) yang menerima kebohongan dan mereka bahagia dengan itu, jangan sampai kita seperti itu…
Pernah ada kisah -harap melihat kisah ini dari perspektif pembelajar supaya bisa diambil hikmahnya-, tentang seseorang yang cukup eksis di sebuah lingkungan sosial. Ia begitu supel dan punya jiwa leadership. Tadinya semua orang menghormatinya, rasanya mungkin dia memiliki setidaknya 30% niat baik, namun sayang mungkin nuansa dan penempatan dirinya sendiri yang kurang tepat sehingga membuat banyak orang kemudian tidak suka dengannya tetapi mereka terpaksa tersenyum, sependapat atau mungkin bersikap seolah mereka senang dengan adanya dirinya. Padahal, di lain sisi banyak sekali orang yang mencelanya dan mengeluh karena tidak suka padanya di belekang. Dia tidak tahu hal ini, dan andaipun dia berfikir jika ada orang yang diperlakukan seperti itu pastilah bukan dirinya. Ketika ia ongkang-ongkang percaya diri merasa memiliki kekuasaan di tangannya, tak dinyana ternyata banyak sekali yang tidak menyukainya. Tapi sayangnya kejujuran memang mahal harganya. Sebab, di dalam tawanya, orang ini tidak menyadari bahwa orang-orang di sekitarnya hanya berpura-pura saja. Masih mending, jika kita hanya dibasa-basi oleh orang di sekitar kita. Tetapi jika sampai mereka berpura-pura padahal punya kebencian membara? Dikelilingi orang-orang bertopeng, itu sangat mengerikan, bukan?
Memang gondok, menyakitkan ketika ada si blak-blakan, nyengit dan nggak punya perasaan itu menilai kita dengan kata-kata super bombernya, tapi itu lebih baik ketimbang kita dibohongi lingkungan dengan kepura-puraannya sementara kita bangga karena merasa disukai. Big NO! Semoga saya dan teman-teman tidak mengalami hal tersebut.

Terkadang Tuhan menghadapkan kita pada situasi seperti itu mungkin untuk memberi pelajaran yang sangat berharga dan agar kita bersyukur. Pelajaran banget buat saya, jangan terlalu senang ketika kamu ada di atas angin, lihatlah kanan-kiri, depan-belakang dan atas-bawah karena ternyata sebenarnya banyak yang kita tidak tahu…Naudzubillahi min dzalik.